Panduan maintenance filter AFM untuk sistem filtrasi air industri yang menjaga efisiensi penyaringan dan memperpanjang umur media filter.

Maintenance Filter AFM Industri : a Guide

Pendahuluan — Mengapa Maintenance Filter AFM Penting bagi Industri

Dalam dunia pengolahan air industri, maintenance filter AFM berperan penting untuk menjaga kualitas filtrasi yang konsisten dan mencegah downtime sistem.
AFM (Activated Filter Media) adalah media berbahan dasar kaca aktif yang memiliki kemampuan filtrasi lebih tinggi dibandingkan pasir silika. Namun, agar performanya tetap optimal, media ini perlu dirawat secara rutin sesuai standar operasional.

Tanpa maintenance yang tepat, efisiensi penyaringan dapat menurun, konsumsi air backwash meningkat, dan kualitas air hasil filtrasi menurun.


Apa Itu AFM (Activated Filter Media)?

AFM (Activated Filter Media) merupakan media filtrasi canggih yang terbuat dari kaca daur ulang yang diaktivasi secara termokatalitik. Proses aktivasi ini menciptakan permukaan bermuatan negatif yang mampu menarik partikel halus, logam berat, dan mikroorganisme.

Keunggulan utama AFM antara lain:

  • Filtrasi hingga 1 mikron tanpa koagulan tambahan.
  • Permukaan bio-resistant, mencegah pembentukan biofilm bakteri.
  • Menghemat air backwash hingga 50% dibanding pasir silika.
  • Umur pakai lebih dari 10 tahun dengan perawatan yang benar.

👉 Pelajari produk lengkapnya di halaman AFM Filter Media – Gapura Liqua Solutions


Langkah-Langkah Maintenance Filter AFM

Perawatan filter AFM sebaiknya dilakukan secara berkala sesuai intensitas penggunaan sistem. Berikut panduan lengkapnya:

1. Pemeriksaan Tekanan Diferensial (Differential Pressure)

  • Pantau tekanan inlet dan outlet filter setiap minggu.
  • Jika perbedaan tekanan >0,5 bar, lakukan backwash untuk membersihkan media.

2. Backwash Rutin

  • Jalankan backwash minimal 1 kali per minggu atau saat pressure drop meningkat.
  • Gunakan air bersih dengan kecepatan 40–50 m³/jam per m² permukaan filter.
  • Hindari backwash berlebihan agar tidak mengikis permukaan AFM.

3. Pembersihan Kimia (Chemical Cleaning)

  • Lakukan setiap 6–12 bulan dengan larutan klorin (NaOCl) atau asam sitrat ringan.
  • Pastikan konsentrasi tidak melebihi batas aman agar tidak merusak coating AFM.

4. Pemeriksaan Kualitas Air Hasil Filtrasi

  • Analisis Turbidity (<0,3 NTU) dan TDS (<500 ppm) secara berkala.
  • Jika nilai melebihi standar, evaluasi kinerja backwash dan sistem dosing.

5. Penggantian Parsial Media

  • Untuk sistem industri dengan beban tinggi, ganti 10–20% media AFM setiap 2–3 tahun.
  • Lakukan inspeksi visual untuk mendeteksi gumpalan atau perubahan warna media.

📘 Referensi: Dryden Aqua Maintenance Guide for AFM Filters


Tanda-Tanda Filter AFM Perlu Maintenance

  1. Tekanan diferensial meningkat lebih dari normal.
  2. Kualitas air keluaran menurun (keruh atau berbau).
  3. Waktu backwash menjadi lebih sering.
  4. Air backwash tampak kotor atau mengandung endapan berat.
  5. Penurunan laju alir filtrasi hingga 20–30%.

Jika gejala-gejala ini muncul, segera lakukan troubleshooting filter AFM untuk mencegah kerusakan sistem.


Tips Menjaga Efisiensi Sistem Filtrasi Air Industri

  1. Gunakan pretreatment seperti DAF atau cartridge filter untuk mengurangi beban padatan.
  2. Pasang flow meter dan pressure gauge di setiap unit filter untuk memantau performa real-time.
  3. Lakukan kalibrasi sensor dan pompa dosing secara berkala.
  4. Hindari penggunaan chemical yang tidak kompatibel dengan media kaca aktif.
  5. Jadwalkan preventive maintenance minimal setiap 3 bulan.

👉 Baca juga: Maintenance dan Troubleshooting Komponen DAF System di Pabrik Industri


Manfaat Maintenance Rutin Filter AFM

  1. Kinerja Filtrasi Maksimal — Air hasil tetap jernih dengan TSS rendah.
  2. Efisiensi Operasional — Mengurangi energi dan air untuk backwash.
  3. Umur Media Panjang — AFM dapat bertahan hingga satu dekade.
  4. Kualitas Air Konsisten — Meningkatkan keandalan sistem pengolahan industri.
  5. Biaya Perawatan Lebih Rendah — Mengurangi frekuensi penggantian media dan downtime.

Kesimpulan — Maintenance Filter AFM untuk Efisiensi Jangka Panjang

Perawatan teratur pada filter AFM industri adalah investasi penting bagi keberlanjutan sistem pengolahan air.
Dengan mengikuti panduan maintenance yang tepat, media AFM dapat menjaga efisiensi filtrasi, menekan biaya operasional, serta memperpanjang umur peralatan.

“AFM bukan sekadar media filtrasi — tapi solusi cerdas untuk industri yang berorientasi efisiensi dan keberlanjutan.”

Follow us on Social Media

Facebook Instagram LinkedIn
Sistem Reverse Osmosis dengan alat pengukur TDS air untuk menunjukkan efektivitas penurun TDS air pada pengolahan air bersih.

Penurun TDS Air dan Cara Kerjanya

Pendahuluan — Mengapa Penurun TDS Air Dibutuhkan?

Air yang tampak jernih belum tentu bebas dari kandungan zat terlarut. Salah satu indikator penting kualitas air adalah TDS (Total Dissolved Solids), yaitu jumlah total mineral, garam, dan logam yang terlarut di dalamnya. Jika kadar TDS terlalu tinggi, air dapat berasa asin, meninggalkan kerak, dan menurunkan umur peralatan rumah tangga atau sistem industri.
Di sinilah Penurun TDS Air berperan penting — untuk menjaga kualitas air agar tetap sesuai standar, aman dikonsumsi, dan ramah bagi sistem pengolahan.


Apa Itu TDS dan Dampaknya terhadap Kualitas Air

TDS (Total Dissolved Solids) menunjukkan jumlah total zat padat terlarut dalam air, diukur dalam ppm (parts per million).
Nilai TDS ideal tergantung pada kebutuhan:

  • <50 ppm: Air murni (deionisasi)
  • 50–300 ppm: Aman untuk konsumsi
  • 300–600 ppm: Masih layak digunakan
  • >1000 ppm: Tidak layak, perlu sistem penurun TDS

Kadar TDS tinggi biasanya berasal dari mineral alami, intrusi air laut, atau kontaminasi dari sistem pipa dan tanah.

📖 Referensi: WHO Drinking Water Quality Guidelines


Fungsi Penurun TDS Air dalam Sistem Pengolahan

Sistem Penurun TDS berfungsi untuk menurunkan kadar garam, ion, dan mineral terlarut, sehingga menghasilkan air yang lebih murni dan stabil. Beberapa manfaat utamanya:

  1. 💧 Meningkatkan Kualitas Air Minum
    Menghilangkan rasa asin dan aroma logam dari air.
  2. ⚙️ Melindungi Peralatan Rumah dan Industri
    Mencegah kerak pada pemanas air, kettle, pipa, dan boiler.
  3. 🧪 Menjaga Proses Produksi Industri
    Air ber-TDS rendah penting untuk produk F&B, farmasi, dan elektronik.
  4. 🌱 Meningkatkan Umur Filter & Sistem Filtrasi
    Air yang lebih bersih membuat sistem bekerja lebih efisien dan tahan lama.

Cara Kerja Teknologi Penurun TDS

Terdapat beberapa metode untuk menurunkan TDS tergantung tingkat kebutuhan dan aplikasi:

1. Reverse Osmosis (RO)

Sistem RO menggunakan membran semi-permeabel yang mampu menyaring molekul air sambil menahan garam dan mineral terlarut.

  • Menurunkan TDS hingga 95–99%
  • Ideal untuk air sumur, air payau, dan air minum

👉 Lihat: Brackish Water Desalination System – Gapura Liqua Solutions

2. Deionisasi (Ion Exchange)

Metode ion exchange menggunakan resin untuk mengganti ion bermuatan positif/negatif, menghasilkan air ultra-murni (TDS hampir nol).

  • Umumnya digunakan di laboratorium dan industri elektronik.

3. Distilasi

Proses pemanasan dan penguapan air untuk menghilangkan hampir semua zat padat terlarut.

  • Efektif tetapi memerlukan energi besar.

4. Filtrasi Multilayer

Menggabungkan media seperti AFM Filter Media, karbon aktif, dan antrasit untuk menurunkan TDS ringan sekaligus memperbaiki kejernihan air.
👉 Pelajari: AFM Filter Media – Gapura Liqua Solutions


Faktor yang Mempengaruhi Efisiensi Penurun TDS Air

Kinerja sistem tergantung pada beberapa faktor penting:

  • Kualitas air baku: Semakin tinggi TDS awal, semakin kompleks sistem yang dibutuhkan.
  • Jenis teknologi: RO, deionisasi, dan distilasi memiliki tingkat efisiensi berbeda.
  • Tekanan & suhu air: Tekanan rendah dapat menurunkan performa sistem.
  • Pemeliharaan rutin: Pembersihan membran, backwash media, dan penggantian filter berkala.

Keunggulan Sistem Pengolahan Air Profesional

Menggunakan sistem dari penyedia profesional seperti PT Gapura Liqua Solutions memberikan keunggulan:

  • Desain sistem sesuai kebutuhan rumah, hotel, atau pabrik.
  • Integrasi dengan pre-treatment seperti AFM dan dosing chemical.
  • Dukungan teknis berkelanjutan dan hemat energi.
  • Hasil air memenuhi standar kualitas nasional dan internasional.

📚 Baca juga: Anti-Scaling Agent untuk RO


Kesimpulan — Solusi Efisien untuk Kualitas Air Lebih Baik

Menjaga kadar TDS bukan hanya soal rasa air, tetapi tentang kesehatan, efisiensi, dan keberlanjutan.
Dengan memahami cara kerja dan manfaat Penurun TDS Air, baik rumah tangga maupun industri dapat memastikan suplai air yang lebih bersih dan aman untuk digunakan setiap hari.

“Air bersih bukan hanya jernih — tapi memiliki kadar TDS yang terkontrol.”